Uji Publik Pembangunan Stadion Sepak Bola Jakarta Bertaraf Internasional, Pemprov DKI Jakarta Gelar Forum Diskusi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan Uji Publik terkait Rencana Pembangunan Stadion Sepak Bola DKI Jakarta yang berlokasi di Jakarta Utara, berupa forum diskusi interaktif Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Stadion Sepak Bola DKI Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menawarkan serta memaparkan proyek pembangunan Stadion DKI Jakarta kepada warga Jakarta guna merealisasikan stadion sepak bola bertaraf internasional, di Ruang Pola Blok G Lantai 2, Balaikota Jakarta, Jumat (4/5).

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno menyampaikan proyek pembangunan stadion ini melibatkan para pemangku kepentingan dan seluruh lapisan masyarakat di DKI Jakarta, mulai dari perencanaan sampai pada tahap realisasinya. “Menunaikan janji untuk menghadirkan stadion (sepak bola) bertaraf internasional di DKI Jakarta, kebanggaan Jakarta. Kita launching hari ini uji publik dari proses KPBU untuk menghadirkan Stadion Sepak Bola DKI Jakarta, diharapkan Oktober (2018) sudah mulai dibangun. Ini konsepnya kemitraan pemerintah dan badan usaha, dan Pemprov DKI Jakarta adalah PJPK (Penanggung Jawab Proyek Kerjasama),” papar Wagub Sandiaga.

Rencananya, Kompleks Stadion Sepak Bola DKI Jakarta akan dilengkapi dengan fasilitas komersial dan non-komersial, di antaranya masjid, ballroom, pusat perbelanjaan, hotel, hunian untuk masyarakat menengah ke bawah dan apartemen. Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati Ruang Terbuka Publik di sekitar Danau Sunter serta Ruang Terbuka Hijau (RTH) di dalam kompleks stadion. Pemprov DKI Jakarta tetap mengedepankan keberadilan dalam pembangunan di Jakarta.

“Yang terpenting ada masjid dan juga rumah (hunian) dengan DP Nol Rupiah untuk masyarakat (sekitar). Fokus kami ingin hadirkan yang Pak Gubernur (seringkali) sampaikan, selalu keberadilan, bahwa kami harus berpihak kepada masyarakat yang sampai saat ini belum tersentuh dengn program pembangunan dan termarginalisasi,” jelas Wagub Sandiaga.

Proyek Stadion Sepak Bola DKI Jakarta yang akan dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta dengan skema KPBU dan konsep Public Privat Patnership (PPP) pada tahun 2018 ini adalah bertaraf internasional dengan standar lapangan FlFA, dengan luas lahan sekitar 26,5 hektar di daerah Tanjung Priok, Jakarta Utara. Turut dihadirkan pula berbagai pilihan moda transportasi publik yang terintegrasi.

“Tempat ini kita ingin 70-80% masyarakat para pecinta bola itu datangnya dengan kendaraan transportasi umum, jadi ini jaringan transportasinya mudah-mudahan ada empat pilihan moda transportasinya, (selain Transjakarta), jalan tolnya akan ditingkatkan, KRL nya akan dibuka stasiun di sana kami lagi lobby PT. KAI, dan LRT kami akan buka di sana,” pungkas Wagub Sandiaga.

Stadion ini dirancang dengan kapasitas penonton mencapai 50.000 sampai dengan penonton, dan akan dibangun dengan konsep Multievent Arena. Dengan demikian, Stadion Sepak Bola DKI Jakarta tidak hanya dapat menampung kegiatan olahraga, namun juga kegiatan hiburan musik, event pernikahan dan lainnya dengan konsep kekinian.

Sumber : http://ppid.jakarta.go.id/view-pers/168-SP-HMS-05-2018