Suhaimi: Jakarta Harus Menjadi Pelopor Kepedulian dan Kontribusi bagi Bencana di seluruh wilayah Indonesia

Jakarta – Menjelang saat pergantian tahun tidak menjadi hambatan bagi Komisi B DPRD DKI Jakarta untuk tetap menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terbuka bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terkait bantuan kemanusiaan dari dana CSR (Coorporate Social Responsibility) untuk kebencanaan alam, Senin (31/12/2018), di Ruang Rapat Komisi B, gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Bagi Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi, hal ini dianggap mendesak untuk dilaksanakan, mengingat bencana beruntun yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia seperti Palu, Lombok, Banten, dan Lampung telah banyak memakan korban jiwa serta kerugian moril dan materiil.

“Pemberian bantuan harus terukur dan terprogram agar tepat sasaran, DKI Jakarta harus menjadi pelopor kepedulian dan kontribusi bagi bencana di seluruh wilayah Indonesia,” kata Suhaimi yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta.

 

 

Dalam rakor tersebut, Suhaimi mendengarkan dengan seksama laporan dari seluruh perwakilan BUMD yang hadir. Laporan yang diberikan terkait besaran bantuan dan alokasi dana yang telah digelontorkan oleh Perusahan-perusahaan Daerah milik daerah tersebut.

“Penyebaran manfaat terhadap masyarakat yang terkena bencana, baik di DKI maupun sekitarnya, seperti sekarang ini di Banten dan Lampung, harus signifikan,” tutur Suhaimi.

 

Masih menurut Suhaimi, koordinasi yang baik dari seluruh pihak, bahkan bila perlu melibatkan aparat di lapangan, akan membuat bantuan dapat didistribusikan secara benar dan tepat. “Harus ada koordinasi yang baik di lapangan, agar bantuan terasa kepada semua korban yang terdampak,” tambahnya.

 

Diketahui, BUMD yang hadir dalam rakor tersebut diantaranya, PT. PAL JAYA, BANK DKI, PT. Trans Jakarta, PD. Pasar Jaya, dan PT. Ancol, kesemuanya memiliki semangat yang sama dalam membantu saudara-saudara yang terkena musibah. “Meski kita tidak berharap itu terjadi, tapi hal itu mungkin akan terjadi lagi, dan harus menjadi perhatian, Semoga 2109 tidak ada lagi bencana,” tutup Suhaimi, diamini seluruh peserta rakor yang hadir. (di/pksjakarta)