SKPD Bidang Perekonomian Didorong Genjot Serapan APBD 2019

Jakarta – Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta berharap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) bidang perekonomian dapat mengoptimalkan serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tahun anggaran 2019.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi B DPRD DKI dari Fraksi PKS Abdurrahman Suhaimi saat rapat kerja bersama evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) penggunaan APBD 2018 bersama sejumlah SKPD, antara lain Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) serta Dinas Perindustrian dan Energi.

“Secara umum penyerapan sudah bagus meskipun ada beberapa catatan,” ujarnya di Gedung DPRD DKI, Selasa (9/4).

Suhaimi menjelaskan, catatan yang dimaksud yakni belum optimalnya serapan yang berhasil dilaksanakan Dinas KPKP di sepanjang tahun 2018. Dimana SKPD tersebut hanya mampu merealisasikan 70,29% APBD perubahan. Dinas Perindustrian dan Energi pun mengalami serupa dengan mencatatkan realisasi serapan sebesar 76,49%.

Salah satu penyebab belum optimalnya prosentase penyerapan tersebut, menurut Suhaimi dikarenakan kegiatan yang gagal lelang hingga akhirnya tidak dapat dieksekusi.

“Terkait masalah gagal lelang, ini harus menjadi perhatian, soalnya kan ini sudah berulang kali harus diantisipasi jangan sampai ada gagal lelang lagi. Meskipun tidak terlalu besar, tetap saja menurut kita kalau gagal lelang akan mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian Setda Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati memastikan pihaknya telah optimal mengantisipasi program kerja SKPD dan UKPD yang mengalami potensi gagal lelang di 2018 beserta pelaksanaan program kegiatan tahun berjalan di 2019.

“Untuk proses lelang ada beberapa hal dokumen penyerta, rekomendasi-rekomendasi teknis dan lain-lain ini sudah kita listing dan kita monitoring secara ketat,” ungkapnya.

Dengan demikian, ia menyampaikan kedua SKPD berserta UKPD tersebut tidak akan terjadi mengalami kejadian serupa di tahun 2019.

“Jadi di April sudah berjalan, Insha Allah sudah tidak ada masalah,” tandas Sri.

Sumber : http://dprd-dkijakartaprov.go.id