Rasio Kasus Terkonfirmasi Positif Korona Capai 8,4%, Nasdiyanto Imbau Warga DKI Perketat Protokol Kesehatan

0
25

Jakarta – Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat positivity rate atau rasio kasus terkonfirmasi positif korona di DKI Jakarta mencapai 8,4 persen selama satu pekan terakhir. Realitas itu meningkat dibandingkan pekan lalu yang tercatat sebesar 7,4 persen. Padahal menurut WHO, standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

 

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Nasdiyanto mengimbau warga untuk memperketat protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus korona. Menurutnya, aktivitas ekonomi yang mulai kembali normal berpotensi untuk mempercepat penyebaran virus korona.

 

“Wabah korona masih belum selesai. Bahkan angkanya semakin meningkat, terlebih lagi di Jakarta. Banyak klaster positif korona bermunculan karena perkantoran sudah dibuka dan juga karena aktivitas ekonomi lainnya. Mari kita perketat lagi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus korona. Gunakan masker saat berpergian, tetap jaga jarak saat bersosialisasi dengan orang lain, sering-sering cuci tangan, saling mengingatkan saat ada yang melanggar protokol Kesehatan,” ucap Nasdiyanto di Jakarta, Rabu, (12/08/2020).

 

Nasdiyanto menambahkan, masih banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan di tempat umum, padahal itu membahayakan diri sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan perlu ditingkatkan.

 

“Kita harus bisa menjaga diri, keluarga dan orang-orang di sekitar kita agar terhindar dari virus korona. Jangan egois, patuhi peraturan yang ada, termasuk peraturan untuk menerapkan protokol Kesehatan,” pungkas Nasdiyanto.