Politisi PKS Ini Tak Masalah Gubernur Dan Wagub DKI Hadiri Paripurna Secara Virtual

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Dalam sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, jika Gubernur DKI Jakarta berhalangan hadir maka akan digantikan oleh Wagub.

Namun bagaimana jika keduanya sama-sama berhalangan hadir lantaran  sedang melakukan isolasi mandiri karena terpapar Covid-19?

Menanggapi hal ini, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli atau biasa dipanggil MTZ mengatakan, selama pandemi Covid-19, rapat-rapat paripurna di DPRD sudah memakai dua cara.

“Yaitu bisa hadir langsung atau bisa juga via zoom. Ada layar besar di ruang paripurna untuk menampilkan anggota yang ikut via zoom,” ujar MTZ saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (4/11).

Selanjutnya untuk rapat yang mengharuskan seluruh anggota DPRD dan eksekutif hadir maka hal itu akan dilakukan di Grand Cempaka Resort, Bogor.

“Nah, untuk Gubernur biasanya langsung hadir di rapat paripurna. Tidak pakai zoom. Kalau Gubernur tidak bisa hadir maka yang hadir Wakil Gubernur,” kata MTZ.

“Jika dua-duanya nggak bisa hadir, mungkin yang hadir adalah Sekda. Walaupun Sekda sekarang masih Plt,” sambung politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Menurut MTZ, sejauh ini belum ada tata tertib yang mengatur Gubernur dan Wakil Gubernur untuk dapat hadir dalam paripurna melalui virtual.

“Tapi ya nggak usah dipersulit lah. Pakai zoom saya kira cara masih bisa diterima juga karena ini kan sedang musibah nasional bahkan dunia yang kita tidak duga sebelumnya,” tandas MTZ.

 

Sumber: RMOL Jakarta

Related Posts