PKS Setuju Pelepasan Saham Bir di PT Delta, Alihkan untuk Masyarakat Kecil

Jakarta (5/3) – Fraksi PKS DPRD DKI mendukung rencana Pemprov DKI untuk melepas saham perusahaan bir di BUMD PT Delta Djakarta tbk.

Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi dalam menanggapi rencana pelepasan saham perusahaan bir tersebut yang tertunda karena belum disetujui oleh dewan secara mayoritas.

“PKS setuju rencana pelepasan saham milik Pemprov DKI di PT Delta,” tegas Suhaimi di Jakarta, Selasa (5/3).

Diketahui, Pemprov DKI memiliki saham di PT Delta Djakarta tbk sebesar 26,25 persen, di mana secara administrasi, kepemilikan itu terbagi pada dua nama yang berbeda, yaitu Pemprov DKI 23,34% dan BP-IPM 2,91% (sudah dibubarkan pada tahun 2013).

PT Delta Djakarta memegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional. Pemprov DKI sudah menanam saham di perusahaan itu sejak 1970.

Saat ini, Pemprov DKI sedang berproses menjual sahamnya serta mempersiapkan syarat-syaratnya, termasuk di antaranya pengajuan persetujuan oleh DPRD DKI.

Saat ini, dividen yang didapat dari PT Delta Djakarta rata-rata Rp38 miliar setiap tahunnya. Namun jika saham dijual, maka akan ada dana segar yang didapat sebesar Rp1 triliun.

Sementara jika ingin mendapatkan deviden Rp1 triliun, Pemprov DKI harus menunggu lebih dari 30 tahun lagi. 

Suhaimi menekankan penggunaan dana yang didapat dari pelepasan saham tersebut dapat untuk kebutuhan masyarakat kecil yang lebih prioritas

“Misalnya, pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, peningkatan kesejahteraan hidup, bahkan bisa untuk pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur publik seperti puskesmas, sekolah, dan sebagainya,” tegas wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jakarta Timur ini.

One Comment on “PKS Setuju Pelepasan Saham Bir di PT Delta, Alihkan untuk Masyarakat Kecil”

Comments are closed.