PKS Raih Peningkatan 700 Persen Untuk Kader Perempuan di Parlemen

Para kader perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) turut ramaikan suasana Halal bi Halal dan Tasyakuran Milad Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke-21, Ahad (23/06/2019).

Pada kesempatan tersebut Anggota Majelis Syura Anis Byarwati memberikan tanggapan terkait pencapaian kader perempuan pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun ini.

“Suatu fakta yang mengejutkan bahwa kita PKS dapat menempatkan 8 kader perempuannya di Senayan. Ini suatu prestasi yang kita sendiri merasa surprise karena periode lalu kita hanya mendapatkan 1 orang, pada Pemilu kali ini Allah memberikan kepercayaan 8 orang kader perempuan PKS duduk di senayan,” ungkap perempuan yang juga mengikuti kontestasi sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) pada Pemilu tahun ini.

Anis menyampaikan kader PKS akan berusaha untuk menunaikan aspirasi dan amanah yang telah dipercayakan oleh masyarakat.

“Ini tentu suatu amanah yang sangat berat bahwa masyarakat Indonesia mempercayakan perempuan PKS untuk bisa melaksanakan aspirasi yg telah mereka berikan kepada kami. Tentu kami mempunyai komitmen yang kuat saya kira seluruh Caleg terpilih dari PKS akan berusaha menunaikan aspirasi menunaikan amanahnya yang telah dipercayakan kepada kami,” tegasnya.

Netty Prasetyani yang juga merupakan salah satu Caleg perempuan dari PKS ikut memberikan tanggapan perihal pencapaian ini.

“Kita bersyukur luar biasa dr 1 kader yang menduduki kursi, kita naik 700 persen menjadi 8 orang tentu ini pencapaian yang luar biasa sehingga pencapaian ini tentu saja harus diikuti dengan kerja kerja yang betul betul bisa dirasakan oleh masyarakat. Tentu kerja ini harus dipetakan dari 8 orang ini kita harus masuk ke semua isu yang dihadapi oleh masyarakat,” ungkap Netty.

Netty juga berharap masuknya kader PKS ke parlemen menjadi bukti bahwa PKS adalah partai yang ramah dengan perempuan.

“Kita berharap dengan masuknya kader perempuan PKS ke parlemen ini membuktikan bahwa PKS adalah partai yang ramah dengan perempuan, PKS adalah partai yang ingin memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara melalui partisipasi perempuan di ruang parlemen,” tegas Netty.