PKS Minta Pemprov DKI Tindak Tegas Hiburan Malam Yang Nekat Beroperasi

0
22

Jakarta – Tempat Karaoke Glamz Angle yang berada di Tanjung Duren, Jakarta Barat, ditutup paksa petugas dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, lantaran kepergok beroperasi secara diam-diam.

 

Karaoke ini membandel dan nekat beroperasi di saat pemerintah daerah belum mengizinkan tempat hiburan malam dan karoke beroperasi. Langkah tegas Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta ini pun mendapatkan apresiasi dari Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz.

 

“Saya kira ini harus ditindak tegas karena sangat berbahaya untuk keselamatan bukan hanya pengunjung namun juga pekerjanya,” ungkapnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Kamis (3/9/2020).

 

“Apalagi saat ini kenaikan angka korban Covid-19 semakin tinggi,” sambung politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disparekraf DKI Jakarta Gumilar Ekalaya membeberkan tempat hiburan ini mencari cara agar tetap bisa beroperasi. Menurut Gumilar, untuk menarik pengunjung, dilakukan dengan menyebar undangan bagi yang ingin menggunakan tempat tersebut.

 

Undangan juga terbatas hanya di media sosial. Namun, atas dasar laporan warga di sekitar lokasi, petugas kemudian melakukan penggerebekan dan mendapatkan tempat itu sedang melayani sejumlah pelanggannya.

 

Ada tiga ruangan yang diketahui beroperasi saat penggerebekan berlangsung di Glamz Karaoke, yakni yakni kamar nomor 102, 105, dan 202.

 

“Ini berkat kejelian dari petugas pengawas di lapangan dan juga laporan dari masyarakat,” kata Gumilar.

 

Atas pelanggaran yang dilakukan, pengelola tempat hiburan itu dijadwalkan hari ini menghadap pihak Pemprov DKI Jakarta untuk memberi klarifikasi.

Sumber: RMOL