PKS Minta Pemprov DKI Libatkan Tokoh Agama Sosialisasi Soal Corona

0
23

Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Abdul Aziz mengatakan pelibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan hal yang baik dalam memberikan sosialisasi mengenai COVID-19, namun angka kesadaran masyarakat masih di bawah standar. Oleh karenanya, PKS meminta Pemprov DKI Jakarta melibatkan tokoh agama untuk ikut memberikan sosialisasi.

“Karena ASN itu kan masyarakat melihatnya bahwa ini kaki tangan pemerintah, kalau orang anti pemerintah, orang akan melihat ‘wah ini mah kaki tangan pemerintah, dia pasti ngomongnya apa yang diucapkan pemerintah’. Kita harus melihat sisi yang lain. Kalau tokoh-tokoh agama ini kan tidak identik dengan kaki tangan pemerintah,” ujar Abdul Aziz  yang juga Ketua DPD PKS Jakarta Timur ini saat dihubungi, Kamis (13/8/2020).

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta itu mengatakan, pelibatan tokoh agama itu dalam sosialisasi COVID-19 bisa dilakukan ketika khotbah Jumat. Misalnya, para Khotib dapat memberikan sosialisasi mengenai 3 M, menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Ini kan tokoh-tokoh agama kalau kita ajak bicara misalnya, khotbah Jumat diserukan agar orang selalu bermasker cuci tangan, jaga jarak. Belum optimal karena beberapa kali Jumat ya seperti Jumat biasa,” ucapnya.

Menurutnya, sosialisasi oleh tokoh agama perlu dilakukan untuk menyadarkan masyarakat. Aziz berharap tokoh tiap agama menyampaikan sosialisasi itu.

“Saya pikir perlu dilakukan oleh Pemprov DKI pendekatan ke tokoh-tokoh agama di masjid, gereja atau di tempat-tempat peribadatan yang lain, kemudian di majelis-majelis taklim. Ini harus disosialisasikan (agar) masyarakat sadar,” katanya.

Terkait dengan masa PSBB transisi di DKI yang hari ini akan berakhir, Aziz mengaku mendukung hal itu diperpanjang, karena saat ini angka kasus COVID-19 di Jakarta masih tinggi. Meski demikian, kata dia, keputusan perpanjangan PSBB transisi itu perlu dilakukan berdasarkan data.

“Ya kalau saya sih melihatnya keputusan ini kan harus berdasarkan data seperti apa dan seperti yang kita tahu bahwa sampai sekarang ini kan (kasus Corona di) Jakarta bukannya menurun, tapi trend-nya malah meningkat,” ucapnya.

Seperti diketahui, PSBB transisi ini sudah diperpanjang tiga kali. Perpanjangan yang ketika ini diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada (30/7) dan berakhir (13/8). Pemprov DKI berencana akan memperpanjang lagi masa PSBB transisi.

Sumber: detikcom