Peringati Hari Batik Nasional, Politisi PKS : Semoga Batik Betawi Semakin Maju

Jakarta – Menyambut hari batik nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2018, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Nasrullah mengungkapkan, industri batik di Indonesia semakin maju seiring tingginya minat masyarakat terhadap batik.  Namun hal ini belum mampu mendorong industri batik khas betawi. Demikian dikatakan Nasrullah, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2018).

 

Pria yang akrab disapa Haji Nas ini melanjutkan, permintaan terhadap batik betawi yang di dominasi motif ondel-ondel dan juga monas di nilai masih rendah, “Saat ini walaupun minat masyarakat terhadap batik mengalami peningkatan namun permintaan terhadap batik betawi belum terdongkrak,” ujar Nasrullah yang juga calon anggota dewan periode 2019-2024 dapil Jakarta Barat X.

 

Masih menurut Nasrullah, hal ini lebih kepada promosi yang belum optimal tentang batik dengan ornamen betawi tersebut. Padahal menurutnya melalui batik, kebudayaan dan identitas betawi dapat disampaikan kepada masyarakat luas. “Sangat mudah diperkenalkan budaya betawi melalui batik,” ujar politisi PKS tersebut.

 

Selain itu, Nasrullah juga mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk mengunjungi museum batik yang berlokasi di Jakarta Barat harus ditingkatkan melalui banyak program dan promosi, “Jakarta punya museum batik, melalui museum batik bisa dilakukan banyak edukasi tentang batik, utamanya batik dengan motif betawi, dan harus dipikirkan bagaimana cara promosinya agar dapat menarik warga untuk datang,” ungkap pria yang juga Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta ini.

 

Dengan demikian, dirinya berharap batik khas betawi dapat terangkat dan lebih diminati lagi oleh masyarakat. “Melalui banyak program dan promosi saya yakin ke depan, batik betawi bisa semakin diminati oleh masyarakat dan juga menciptakan industri lokal yang maju,” tutup Nasrullah.