Pemprov DKI Jakarta Sediakan Layanan Bike Sharing Di Monas

Pengunjung Monumen Nasional kini dapat menggunakan layanan Bike Sharing berbasis aplikasi untuk menjelajahi seluruh area Monas. Uji coba layanan ini diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Kawasan Monumen Nasional dan Unit Pengelola Jakarta Smart City berkolaborasi dengan GOWES selaku operator Bike Sharing. Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno berharap layanan Bike Sharing turut membuat masyarakat Jakarta semakin terbiasa dengan gerakan hidup sehat dan aktif sehingga akhirnya dapat memunculkan budaya sehat dan peduli lingkungan di Jakarta.

Wagub Sandiaga menjelaskan bahwa layanan ini selain selaras dengan Rencana Aksi Daerah untuk Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dan mendukung penciptaan lapangan kerja baru untuk kebutuhan tim lapangan dan teknisi, juga menjadi evaluasi Pemprov DKI Jakarta dalam rencana implementasi di area publik. “Banyak yang menyoroti kualitas udara di DKI Jakarta. Dengan gerakan nyata ini, dari privat sektor dan pemerintah menguji-coba. Ini adalah layanan Bike Sharing, kita ingin masyarakat hidup lebih sehat, terkoneksi dengan transportasi publik, serta perbaikan kualitas udara di Jakarta,” ujar Wagub Sandiaga di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat pagi (27/7).

Wagub Sandiaga berharap melalui layanan sepeda berbasis aplikasi ini, warga dan para pengunjung Monas dari berbagai daerah dapat terekspos dengan terobosan baru di Jakarta. Termasuk nantinya juga dapat dimanfaatkan oleh para wisatawan mancanegara maupun para atlet, official, pewarta media internasional dan supporter yang menyemarakkan Asian Games XVIII. Mereka bisa memperoleh pengalaman unik dan berharga tentang transportasi di Kota Jakarta.

“Ini tidak akan berhenti di sini. Kita akan coba di beberapa lokasi lainnya. Salah satu yang menarik juga ini ada solar panel-nya dan ini adalah bagian dari smart environment. Kami mengajak masyarakat untuk mencoba ini. Ini juga bagian dari Jakarta Smart City yaitu smart healt, smart tourism, dan juga smart mobility. Nanti interkoneksinya dengan Transjakarta juga. Itu yang kita harapkan juga dengan LRT dan MRT Jakarta,” ucap Wagub Sandiaga.

Peluncuran layanan ini menandakan dimulainya uji coba implementasi bike sharing di Jakarta dan hasil dari uji coba di area Monas akan menjadi evaluasi untuk implementasi di area lainnya di Jakarta. Selain evaluasi lapangan, Unit Pengelola Jakarta Smart City juga akan melakukan evaluasi berbasis data mengenai perilaku pengguna layanan bike sharing. Rencana implementasi layanan bike sharing telah dikoordinasikan sejak Februari 2018 dan turut melibatkan kolaborasi LSM maupun komunitas. Institute for Transportation & Development Policy (ITDP) Indonesia berperan aktif memberikan saran dan kajian kepada Pemprov DKI Jakarta serta mengadakan diskusi-diskusi publik agar implementasi layanan bike sharing dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi Kota Jakarta serta beroperasi sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, GOWES selaku operator bike sharing berkomitmen untuk memberikan pelayanan serta edukasi kepada para pengguna baru. Sebagai bentuk komitmen operator untuk melakukan sosialisasi terhadap layanan baru ini, seluruh sepeda bike sharing di area Monas dapat dipinjam dengan gratis. Untuk memulai peminjaman sepeda, setiap pengguna harus meng-install aplikasi GOWES dan membuka kunci sepeda melalui aplikasi. Setelah selesai menggunakan, pengguna cukup melakukan penguncian secara manual di lokasi parkir sepeda yang tersebar di tujuh titik. Dengan begitu, sepeda dapat digunakan oleh pengguna lainnya. Saat ini, tersedia 100 sepeda yang dapat digunakan oleh para pengunjung Monas pada masa uji coba selama kurang lebih tiga bulan.

Direktur Utama PT Surya Teknologi Perkasa (GOWES) Iwan Suryaputra mengatakan pihaknya bersemangat dengan dilaksanakannya uji coba yang menandai langkah awal diterapkannya sistem bike sharing di Jakarta. Ia berharap dukungan dari pemerintah dan semua pihak agar sepeda dapat menjadi opsi transportasi jarak pendek utama bagi masyarakat Indonesia, mengingat dampak positif yang dihasilkan seperti bebas polusi udara, bebas polusi suara, serta biaya yang terjangkau dan aman untuk digunakan seluruh kalangan maupun usia.

ITDP Indonesia turut menyambut baik pelaksanaan uji coba implementasi bike sharing di Jakarta. Ini merupakan itikad baik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengutamakan pembangunan kota berbasis non-kendaraan bermotor pribadi yang lebih ramah lingkungan. Ke depannya, ITDP Indonesia berharap uji coba ini dapat menjadi langkah awal diterapkannya sistem bike sharing di area terbuka dan memaksimalkan fungsi utama sistem bike sharing, yakni sebagai solusi angkutan umum di Jakarta.