Meski Menunggak Iuran, Peserta BPJS Masih Dapat Berobat

Jakarta – Warga DKI Jakarta yang menunggak pembayaran Kartu BPJS Mandiri kini bisa bernafas lega. Pasalnya meski dalam kondisi darurat peserta BPJS Mandiri masih dapat berobat.

“Kalau ada tunggakan secara otomatis akan dialihkan ke BPJS PBI atau diajukan,” terang Kepala Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat, Junaidah, kepada warga dalam acara Serap Aspirasi Anggota DPRD DKI Jakarta Drs H Nasrullah ME, Selasa, 6/2/2018.

Junaidah menjelaskan, saat berobat peserta BPJS Mandiri yang menunggak pembayaran iuran harus mengikuti persyaratan yang diajukan.

“Ada form piutang yang haris diisi bahwa yang bersangkutan tidak sanggup untuk melunasi kemudian akan diajukan dan menunggu persetujuan oleh Dinkes DKI Jakarta,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, seringkali ditemukan kasus pasien yang penyakitnya parah enggan berobat karena menunggak iuran BPJS.

“Kalau misalnya pegang BPJS (menunggak) sering orang sudah nyesek nggak mau dibawa ke Puskesmas, Padahal tetep akan dilayani,” ungkap Junaidah.

Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Nasrullah menghimbau kepada warga agar mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS, terutama bagi ibu hamil yang akan melahirkan.

“Bagi ibu hamil, sebelum melahirkan baiknya segera mendaftarkan bayinya agar memiliki BPJS, supaya saat melahirkan sudah bisa dicover biayanya oleh pemerintah,” jelas Nasrullah dihadapan ratusan warga yang menghadiri acara Serap Aspirasi di Jl. Nurul RT 012 RW 02 Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat. (MJ)