Mardani: Program Penghapusan Kebijakan Pajak Motor Bentuk Khidmat PKS kepada Masyarakat

Jakarta (9/1) – Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS Mardani Ali Sera menilai program Penghapusan Pajak Sepeda Motor dan Pemberlakukan SIM Seumur Hidup adalah bentuk khidmat dan kasih sayang PKS kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Mardani saat Kampanye Pemenangan PKS di Kramat Jati, Jakarta Timur, Ahad (6/1).

“Karena kita pada dasarnya ingin memberi kepada masyarakat, bentuk kasih sayang,” jelas Mardani.

Ditambahkannya, kebijakan ini bukan untuk menguntungkan kelas menengah ke atas, tapi sebaliknya kebijakan ini justru berpihak pada masyarakat kelas bawah. Ia kemudian mengkritisi wacana pembebasan pajak barang merah dan kapal pesiar yang digaungkan pemerintah.

“Justru terbalik, kalau motor itu kelas bawah. Yang harus dipajaki itu barang mewah, tas, mobil, dan rumah mewah. Karena mereka punya kemampuan keuangan yang tinggi. Pembebasan pajak motor itu penting dan mutlak karena pengguna roda dua kini bukan lagi dianggap sebagai orang yang kaya, tapi sebagai orang yang perlu bantuan,” tegas Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini.

Untuk memeriahkan suasana, tak lupa Caleg DPR RI untuk Daerah Pemilihan Jakarta Timur ini turut pula mengenakan alat peraga di tengah ratusan kader dan simpatisasn PKS yang hadir. Dirinya mengaku merasa takjub melihat animo masyarakat terhadap PKS yang makin lama makin berkembang.

Ia bahkan optimistis, sebagai satu-satunya partai Islam di koalisi Prabowo-Sandi, PKS akan meraih kemenangan di pemilu 2019.

“PKS memiliki kader solid, struktur luar biasa yang selalu melayani. Dengan kepemimpinan ustadz Habib Salim Segaf Al-Jufri dan Sohibul Imam, PKS siap untuk menyambut pemenangan di 2019,” jelas deklarator tagar 2019 Ganti Presiden ini.

“Jangan lupa, 17 April, menangkan (kursi) presiden dan rebut parlemen, Prabowo Sandi dan pilih PKS nomor delapan,” imbuh Mardani yang terhubung dengan laman Facebook-nya.

***
Reporter: Dian