Jaga Stabilitas Harga, Komisi B Ingin TPID Terus Pererat Sinergitas Kerja

Jakarta – Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta berharap Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang terjalin antara Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mempererat koordinasi dan sinergitas untuk menjaga stabilitas harga di Ibukota.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Abdurrahman Suhaimi mengatakan, selain koordinasi dan sinergi, TPID DKI Jakarta juga perlu melaksanakan evaluasi berkala harga pangan yang paling rentan terdampak fluktuaktif harga.

“Harus ada sinergi yang baik oleh TPID untuk pengendalian harga pangan daerah. Jadi harus dipilih orang-orang yang tepat untuk mengerjakan sesuatu yang tepat,” ujarnya, Senin (22/4).

Meski demikian, Suhaimi mengapresiasi capaian kinerja yang telah dicatatkan TPID DKI Jakarta di sepanjang tahun 2018 lalu. Dimana TPID DKI Jakarta berhasil meraih penghargaan sebagai TPID Provinsi terbaik se-Jawa pada pagelaran Rakornas TPID 2017.

Dengan menghasilkan pencapaian inflasi sebesar 3,3 persen secara year-on-year di DKI Jakarta pada 2018, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 3,7 persen yoy.

Realisasi tersebut juga searah dengan sasaran capaian inflasi nasional yang sebesar 3,5 persen plus minus 1 persen. Stabilitas harga diyakini menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di Provinsi DKI Jakarta.

Apresiasi yang sama sebelumnya juga telah disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hanya saja, Gubernur menginginkan TPID DKI Jakarta dapat meningkatkan hal-hal strategis untuk perkembangan perekonomian di Jakarta. Khususnya, lanjut Anies, adopsi sistem digital di dalam pengelolaan keuangan menjadi program utama.

Sumber : http://dprd-dkijakartaprov.go.id