Gerindra Tegaskan Tiga Nama Cawagub DKI Sudah Final, Tidak Bisa Ditambah dan Dikurangi

Jakarta (10/1) – Kabar nama pendamping Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, sudah memasuki titik terang.

Hal itu ditandai dengan sikap positif dari DPD Gerindra DKI Jakarta yang menegaskan bahwa tidak ada penambahan dan pengurangan dari tiga nama Kader PKS yang diusung menjadi Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Adapun tiga nama tersebut adalah Abdurrahman Suhaimi, Agung Yulianto, dan Ahmad Syaikhu.

“Tiga nama yang disampaikan itu sudah final. Tidak bisa ditambah dan dikurangi. Waktu itu memang Gerindra menginginkan empat, setelah didiskusikan di DPP, cukup tiga,” tegas Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M. Syarief di Kantor DPTW PKS DKI Jakarta, Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Rabu (9/1).

Diketahui, DPW PKS DKI Jakarta telah mengirimkan tiga nama Cawagub DKI Jakarta kepada DPD Partai Gerindra DKI Jakarta pada 2 Januari 2019. Surat tersebut bernomor 16/K/AI-PKS/III/1440 perihal 3 (Tiga) Nama Kader PKS sebagai Cawagub DKI Jakarta dan Tim Fit and Proper Test.

Ketiga nama ini nantinya akan diuji dalam fit and proper test oleh empat panelis yang telah ditunjuk oleh PKS dan Gerindra, yaitu Prof. Dr. Eko Prasojo (Mantan Wakil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi), Ubedillah Badrun, S.Pd, M.Si (Dosen UNJ), Prof. Dr. Siti Zuhro (Profesor LIPI) dan Syarief (Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta).

Setelah dilakukan uji kompetensi dan integritas oleh panelis, hasil dari fit and proper test tersebut akan disampaikan kepada partai pengusung pada 25 Januari 2019. Lalu pada 28 Januari 2019, hasil dari fit and proper test tersebut akan diteruskan ke Gubernur DKI Anies Baswedan pada Jumat 25 Januari 2019 untuk selanjutnya dibahas dan diputuskan di internal DPRD DKI.

“Mudah-mudahan tanggal 25 Januari, proses sudah clear. Kalau tidak keliru, Senin, 28 Januari itu sudah dikirimkan surat ke bapak Gubernur,” tegas Syarief.