Evaluasi HBKB, Dewan Minta Pemprov DKI Harus Tegas Tegakkan Aturan

0
2

Jakarta – Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) yang ditiadakan di sepanjang jalan MH. Thamrin dan Jenderal Sudirman Jakarta, yang dialihkan menjadi 32 titik di seluruh ibu kota mendapat sorotan dari Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Solikhah.

Pasalnya, dalam evaluasi HBKB baik pada hari pertama dibuka pada Ahad (21/6/2020) maupun Ahad (28/6/2020) kemarin, masih banyak yang melanggar protokol kesehatan yang sudah disampaikan Pemerintah juga TNI dan Polri.

“Kondisi seperti ini, membutuhkan ketegasan dari pemerintah, TNI dan Polri terhadap aturan yang sudah dibuat, dan tentunya penegakan disiplin dalam pelaksanaannya,” ujar Solikhah, Selasa (30/6/2020) di Jakarta.

Solikhah juga mengatakan, perlu terus disosialisasikan secara masif dan edukasi kepada masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan untuk menghindari wabah penyebaran Covid-19, juga dengan segala sangsinya.

“Lakukan pengawasan dan monitoring oleh para petugas, khusunya Satpol PP dan melalukan tindakan yang tegas terhadap para pelanggar, bila perlu sebelum CFD, diinformasikan keliling ke rumah-rumah warga dengan pengeras suara,” pinta perempuan yang juga Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPW PKS DKI Jakarta ini.

Jangan lupa, sambung Solikhah, berikan masker secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan jika di tempat publik ada kedapatan warga yang memang tidak punya, setelah dilakukan teguran kepada warga tersebut.

“Karena Pemprov DKI sudah menyediakan 20 juta buah masker melalui Kelurahan, kemudian diberikan ke RT dan RW setempat,” pungkas Solikhah.