Bahas Permasalahan Umat, FPKS DKI Jakarta Terima Aspirasi 50 Tokoh Majelis Taklim Duren Sawit

Jakarta (31/10) – Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta menerima audiensi dari 50 (lima puluh) tokoh Majelis Taklim yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Majelis Taklim Jakarta (Forsitma) se-kecamatan Duren Sawit, di Ruang Fraksi, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (30/10).

Pertemuan yang berlangsung dalam rangka Hari Aspirasi ini mendiskusikan pelbagai permasalahan umat, dengan harapan dapat bekerjasama dengan pemerintah dalam membina masyarakat.

“Kami memang ingin berbagi, ingin diskusi dan juga mencari penyelesaian masalah, dengan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI. Sekaligus, juga akan memberikan masukan dan saran terkait keumatan terutama masyarakat Duren Sawit. Karena hadirnya Forsitma Duren Sawit tak hanya dalam rangka mempererat di antara para ustazah se-kecamatan Duren Sawit. Juga peningkatan wawasan keislaman bersama pemerintah, sebagai bekal dakwah agar masyarakat Duren Sawit lebih religius dan berlimpah keberkahan dari Allah,” kata Ketua Forsitma Duren Sawit, Ita Wasita.

Di kesempatan yang sama, Ustazah Barkah Abdul Jalil menyampaikan kesyukurannya dapat berjumpa langsung dengan wakil rakyat dari Fraksi PKS di DPRD DKI Jakarta. Tokoh majelis taklim dan pendidikan ini berharap semua keluhan dan masukan dapat disampaikan kepada gubernur.

“Saya bersyukur sekali dapat hadir di tempat ini, mudah-mudahan kehadiran kami akan menjadi semangat untuk bapak-bapak di DPRD ini untuk memperjuangkan hak kita sebagai rakyat Indonesia. Khususnya, apa-apa yang kita usulkan, semuanya dapat disampaikan ke bapak Gubernur DKI Jakarta. Agar rakyat di Indonesia ini menjadi rakyat yang tenang, rakyat yang tentram, rakyat yang selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt,” imbuhnya.

Menanggapi aspirasi ini, durrahman Suhaimi berserta koleganya, Wakil Ketua FPKS DPRD DKI Jakarta, Nasrullah menyampaikan kebahagiaannya dapat mendengar langsung keluhan dan masukan dari masyarakat.

“Fraksi insya Allah akan terus memberikan khidmat kepada masyarakat melalui hari aspirasi. Menjadi bagian kebahagiaan kita apabila kita bisa menindaklajuti apa-apa yang diusulkan dan disampaikan oleh masyarakat, apa-apa menjadi keluhan masyarakat, menjadi sangat bahagia sekali ketika kita memberikan advokasi,” ujarnya (us)